Kata Yuki Kato soal perayaan Valentine

Kata Yuki Kato soal perayaan Valentine

Aktris Yuki Kato berpose saat menghadiri penayangan perdana film "This Is Cinta" di Jakarta, Selasa (10/2/15). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Jakarta (ANTARA News) - Bintang sinetron dan pemain film Yuki Anggraini Kato berpendapat bahwa tidak perlu ada perayaan khusus untuk memperingati Hari Valentine atau hari kasih sayang pada 14 Februari.

"Sebenarnya sih bisa dilakukan setiap hari, setiap saat. Menurut saya, enggak perlu diraya-rayain banget ya kayaknya Valentine," katanya di Jakarta, Jumat.

Menurut perempuan kelahiran 2 April 1995 itu setiap hari adalah hari kasih sayang dan semestinya setiap orang menunjukkan rasa peduli dan cinta terhadap orang lain setiap hari.

"Hari kasih sayang enggak mesti tanggal 14 Februari aja kan?" katanya pelakon kelahiran Malang itu.

Ia mengataku dulu pernah ikut merayakan Hari Valentine namun sekarang sudah menganggap hari itu seperti hari biasa, bukan sesuatu yang istimewa dan harus dirayakan.

"Kalau dulu tipe yang lebai ya, waduh Valentine nih, aduh gimana ya, yang lain dapat bunga dapat coklat kok gue enggak, jadinya beli buat diri sendiri gitu," tuturnya.

Yuki, yang menjadi pemeran utama film "This is Cinta" juga mengaku pernah meminta adik kelas membelikan coklat pada Hari Valentine.

"Biasanya minta adek-adek kelas yang cowok untuk beliin kita coklat, misalnya yang menurut kita ganteng, eh beliin gua coklat dong kan Valentine tuh beliin dong. Terus mereka bilang oh ya kak, oh kita senang sendiri, padahal kita yang nyuruh," katanya.

"Tapi kalau untuk tahun ini sih kayak yang benar-benar biasa aja sih," tuturnya.

Kalau tahun lalu Yuki merayakan Valentine bersama teman-teman perempuannya dengan kumpul dan makan bersama, tahun ini dia mengaku tidak punya rencana untuk merayakannya.

"Benar-benar enggak kepikiran ngapain ya di Valentine. Kayak ya paling ngucapin aja untuk orang-orang yang memang lagi di mabuk asmara," kata puteri pasangan Twinawati dan Takeshi Kato itu.

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Komentar