Semarang (ANTARA) - Manajemen PSIS Semarang memutus kontrak Gilbert Agius sebagai pelatih menyusul hasil buruk tim kebanggaan ibu kota Jawa Tengah itu menjelang akhir Liga 1 Indonesia 2024/ 2025.
Direktur Utama PT Mahesa Jenar Semarang Agung Buwono di Semarang, Selasa, membenarkan bahwa pemutusan kontrak tersebut didasarkan pada hasil buruk tim di kompetisi Liga 1. Tim tersebut tidak pernah merasakan kemenangan dalam 16 pertandingan terakhir.
"Kami mengambil keputusan untuk memberhentikan pelatih Gilbert Agius karena hasil yang tidak sesuai harapan," katanya
Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi pelatih asal Malta tersebut selama dua tahun tiga bulan dalam melatih Septian David Maulana dan kawan-kawan.
Selanjutnya, kata dia, manajemen PSIS Semarang menunjuk Muhammad Ridwan sebagai pelatih sementara untuk memimpin tim di sisa pertandingan Liga 1.
PSIS Semarang menempati peringkat ke-17 dalam klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/ 2025 dengan 25 poin, menempati zona degradasi bersama PSS Sleman dan Semen Padang FC.
Baca juga: Madura United tekuk Persik 2-1 di Bangkalan
Baca juga: Bruno perpanjang rekor Arema tak pernah bisa kalahkan Persebaya
Baca juga: Persija keluar dari empat besar setelah dipermalukan Semen Padang 0-2
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.