Nasdaq dekati 5.000 poin


New York (ANTARA News) - Wall Street berakhir bervariasi pada Kamis (Jumat pagi WIB), dengan Nasdaq menguat mendekati 5.000 poin, sementara pelemahan ekuitas yang terkait minyak mempertahankan Dow dan S&P 500 di posisi merah.

Indeks komposit teknologi Nasdaq melonjak 20,75 poin (0,42 persen) menjadi ditutup pada 4.987,89.

Sedangkan Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 10,15 poin (0,06 persen) menjadi berakhir di 18.124,42, dan indeks berbasis luas S&P 500 turun 3,12 poin (0,15 persen) menjadi 2.110,74.

Raksasa teknologi Apple naik 1,3 persen setelah mengirimkan undangan untuk acara 9 Maret di San Francisco yang diperkirakan untuk peluncuran Apple Watch.

Saham-saham teknologi lainnya yang membantu mengangkat Nasdaq mendekati 5.000, tingkat yang belum berhasil ditembus sejak 2000, termasuk Google naik 2,1 persen dan Tesla Motors bertambah 1,7 persen.

Raksasa minyak Chevron turun 1,4 persen dan perusahaan jasa minyak Schlumberger kehilangan 1,6 persen, karena harga minyak mentah turun tajam di tengah kekhawatiran tentang pasokan berlebih.

Saham Morgan Stanley turun 1,5 persen setelah mengumumkan penyelesaian dengan Departemen Kehakiman untuk membayar 2,6 miliar dolar AS untuk menyelesaikan penyelidikan pemasaran sekuritas berbasis mortgage (hipotek)-nya.

Bank investasi itu memangkas laba intinya untuk 2014 sebesar 1,35 dolar AS per saham dari 2,96 dolar AS per saham yang sebelumnya dilaporkan terkait dengan penyelesaian tersebut.

Saham Avago Technologies, pembuat semikonduktor yang digunakan di smartphone (telepon pintar) dan perangkat lainnya, melonjak 14,7 persen di tengah berita bahwa laba bersihnya pada kuartal pertama naik lebih dari dua kali lipat menjadi 351 juta dolar AS dibandingkan dengan periode tahun lalu.

L Brands, yang memiliki jaringan ritel Victoria Secret dan Bath & Body Works, turun 0,5 persen setelah memprediksi labanya untuk kuartal pertama di 50-55 sen per saham, lebih rendah dari 62 sen yang diproyeksikan oleh para analis Wall Street.

Salesforce.com, penyedia layanan komputasi awan, melompat 11,7 persen karena pendapatan kuartal keempatnya naik 26 persen menjadi 1,44 miliar dolar AS. Pendapatan perusahaan diprediksi akan meningkat 21-23 persen pada kuartal pertama.

Harga obligasi jatuh. Imbal hasil pada obligasi 10-tahun pemerintah AS naik menjadi 2,03 persen dari 1,96 persen, sedangkan pada obligasi 30-tahun maju ke 2,63 persen dari 2,57 persen. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak saling berlawanan, demikian dilaporkan AFP.

(Uu.A026)



Editor: Ella Syafputri
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Presiden buka perdagangan perdana, IHSG menguat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar