Almarhum meninggal di Rumah Sakit King Fadh, Madinah, dan dimakamkan di kompleks pemakaman Jannatul Baqi

Batam (ANTARA) - Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan kabar duka seorang calon haji asal Kabupaten Karimun atas nama Abdul Kadir bin Abdul Salam wafat saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau Zoztafia mengatakan bahwa almarhum wafat di Madinah pada Rabu, 8 Mei 2025, pukul 09:40 waktu setempat.

“Almarhum meninggal di Rumah Sakit King Fadh, Madinah, dan dimakamkan di kompleks pemakaman Jannatul Baqi, yang terletak di sebelah timur-tenggara Masjid Nabawi,” ujar Zoztafia saat dihubungi di Batam, Sabtu.

Ia mengatakan almarhum merupakan calon haji tertua di Kloter 1 Embarkasi Batam, berusia 84 tahun, dan diberangkatkan pada 2 Mei 2025 menuju Madinah.

Baca juga: PPIH Surabaya jelaskan kronologi calon haji wafat saat menuju Madinah

Menurut informasi dari tim medis, penyebab wafatnya Abdul Kadir adalah post craniotomy ec. head injury atau cedera pada bagian kepala.

Penanganan medis telah dilakukan oleh dokter Andi Ari Irfandi sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Zoztafia menyampaikan bahwa saat keberangkatan, kondisi Abdul Kadir dalam keadaan sehat dan mampu menjalankan perjalanan haji bersama rombongan.

“Sudah ada pengecekan kesehatan juga, kan semua calon haji harus dinyatakan istitha’ah sebelum melunasi pembayaran,” kata dia.

Kementerian Agama Kepri menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum dan mendoakan agar beliau husnul khatimah serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Almarhum telah wafat dalam keadaan mulia, di Tanah Suci, saat menunaikan ibadah haji," tutupnya.

Baca juga: Bagaimana jika calon jamaah haji yang sudah daftar meninggal dunia?

Baca juga: Jamaah meninggal setibanya di Tanah Suci akan dibadalhajikan

Pewarta: Amandine Nadja
Editor: Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.