Pra PON basket diputuskan dibagi lima wilayah

Pra PON basket diputuskan dibagi lima wilayah

ILUSTRASI- Bola Basket (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)

Makassar (ANTARA News) - Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia dalam Munas Perbasi di Yogyakarta, memutuskan pelaksanaan babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2015 dibagi dalam lima wilayah.

Sekretaris Umum Perbasi Sulsel Muhammad Taufiq di Makassar, Senin, mengatakan, pembagian wilayah pra-PON 2015 yakni Wilayah I (Sumatera), Wilayah II (Jawa,Bali), Wilayah III (Kalimantan), Wilayah IV (Sulawesi) dan Wilayah V yang meliputi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

"Keputusan ini memang berbeda dibandingkan pra-PON 2011 yang memang hanya dibagi dalam empat wilayah. Apa yang diputuskan juga merupakan keinginan sejumlah daerah khususnya dari KTI," katanya.

Mengenai pembagian wilayah pra-PON, kata dia, tentu saja menjadi keuntungan bagi Sulsel. Sebab pihaknya tidak lagi bertemu atau satu wilayah dengan wakil pulau Jawa yang secara kualitas memang lebih maksimal.

Pada pra-PON 2011, Sulsel tergabung di Wilayah IV bersama sejumlah tim di antaranya Banten, Bali, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Menurut dia, dengan keputusan pembagian wilayah tersebut sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi tim Sulsel untuk bisa meraih tiket ke PON XIX Jawa Barat 2016.

Untuk agenda pra-PON 2015 dijadwalkan seusia lebaran. Pihaknya juga akan terus memaksimalkan waktu yang ada untuk lebih meningktkan kemampuan dan kualitas atlet agar bisa bersaing dan lolos ke PON 2016.

"Bukan menyepelehkan tim yang lain di Sulawesi namun kita tentu lebih optimistis bisa meloloskan atlet kita ke PON 2016. Kami juga akan terus fokus meningkatkan kemampuan atlet demi meraih hasil masimal," jelasnya.

Sementara itu, dalam Munas Perbasi 2015, Danny Kosasih akhirnya terpilih untuk memimpin organisasi bola basket Indonesia untuk periode 2014-2019 dalam Musyawarah Nasional PP Perbasi di University Club, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 13-14 Maret 2015.

Danny terpilih setelah mendapatkan 164 suara pemilih. Mantan Pelatih tim basket Satya Wacana Salatiga itu mengalahkan pesaingnya Azrul Ananda yang hanya berhasil mendapatkan sebanyak 116 suara dari total 335 suara yang diperebutkan.

Pengprov Perbasi Sulsel juga siap mendukung program dari ketua yang baru demi peningkatkan prestasi olahraga tersebut kedepan.

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Komentar