Kenali ciri-ciri gusi tak sehat

Kenali ciri-ciri gusi tak sehat

gigi (ANTARA FOTO/DewiFajriani)

Jakarta (ANTARA News) - Gusi yang tidak sehat memiliki ciri-ciri tertentu, salah satunya gusi bengkak dan tulang gigi yang menurun. 

"Gusi tidak sehat ciri-cinya gusi bengkak, warnanya merah dan tulang gigi menurun," ujar ahli jaringan gusi dan tulang penyangga gigi, Drg. Sandra Olivia, MARS, Sp. Perio, di Jakarta, Senin. 

Selain itu, gusi berdarah, gusi lunak, bau mulut juga merupakan tanda lainnya gusi tidak sehat. "Masalah gusi berdarah umumnya terjadi akibat adanya penumpukan plak di gusi yang tidak dibersihkan, sehingga gusi meradang dan kemudian terjadi tanda peradangan seperti gusi bengkak, kemerahan dan pendarahan," kata dia. 

Drg. Sandra mengatakan, bila tak kunjung diobati, kondisi ini bisa memunculkan berbagai masalah pada gusi di antaranya radang gusi (gingivitis) atau pada tahap serius menyebabkan periodontitis atau kerusakan tulang gigi hingga berpotensi mengakibatkan gigi tanggal. 

"Radang gusi kalau tak ditangani lebih lanjut akan memunculkan kerusakan tulang gigi (periodontitis), yakni radang sedang, pengerasan plak, memunculkan karang gigi, mengakibatkan akar gigi terbuka, nyeri dan bau mulut," kata dia.

"Periodititis tingkat lanjut bisa membuat gigi giyang, tulang gigi rusak sehingga berisiko gigi tanggal," tambah dia.

Untuk menjaga gusi tetap sehat, Drg. Sandra menyarankan untuk menyikat gigi sekurang-kurangnya dua kali sehari. Kemudian, memilih pasta gigi yang tepat salah satunya yang mengandung bahan abrasif seperti silica hydrat, sodium bikarbonat, kalsium bikarbonat, dan sebagainya. Di samping itu, menggunakan bulu sikat yang lembut dan cara menyikat yang benar.

"Lalu, konsumsi makanan bergizi, minum cukup air putih dan periksa gusi dan gigi rutin ke ahlinya enam bulan secara rutin," kata dia. 

Dia menambahkan, dalam kondisi sebaliknya, gusi yang sehat umumnya berwarna pink, strukturnya halus, terlihat puncaknya, gusi terlihat seperti kulit jeruk, tidak ada rasa nyeri dan tidak berdarah.

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Kilas NusAntara Sore

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar