Jakarta (ANTARA) - Inter Milan dipastikan mengenakan jersey ketiga berwarna kuning keemasan dalam final Liga Champions saat menghadapi Paris Saint-Germain di Allianz Arena, Jerman, pada Minggu pekan ini.
Inter telah bermain dalam enam final Liga Champions yang pertama pada 1964. Namun sebelum ini belum pernah menggunakan jersey ketiga dalam pertandingan puncak.
Karena Paris ditetapkan sebagai tuan rumah untuk final itu, maka mereka akan mengenakan jersey utama berwarna biru tua dengan garis putih dan merah di bagian tengah baju.
Inter tidak dapat bermain dengan jersey bergaris hitam dan biru klasiknya karena memiliki warna dasar yang mirip dengan jersey PSG.
Baca juga: Tidak tampil di Liga Champions, Amorim sebut MU tak butuh skuad besar
Berdasarkan laporan The Straits Time, klub Italia itu tidak memilih jersey keduanya yang berwarna putih dengan detail biru.
Jersey ketiga ini membawa keberuntungan bagi Inter dalam Liga Champions musim 2024/2025. Mereka mengalahkan Sparta Praha 1-0 pada Januari dan 2-0 dalam leg pertama 16 besar di Feyenoord pada Maret.
Satu-satunya kekalahan mereka di Liga Champions musim ini terjadi saat melawan Bayer Leverkusen di fase liga ketika mengenakan seragam putih pada Desember 2024.
Baca juga: Klasemen Serie A: Juventus lolos Liga Champions, Venezia terdegradasi
Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.