Wings dan Sriwijaya kembali terbangi Batam-Natuna

Wings dan Sriwijaya kembali terbangi Batam-Natuna

Pesawat ATR 72 600 Wings Air. (FOTO ANTARA/Muhammad Iqbal)

Batam (ANTARA News) - Wings Air dan Sriwijaya Air kembali menerbangi rute dari Kota Batam ke Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, setelah terhenti sejak akhir Maret 2015 akibat terkendala perizinan.

"Wings sudah normal dan terbang empat kali sepekan. Sementara Sriwijaya Air tiga kali sepekan," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Sabtu.

Ia mengatakan, Wings Air yang mengoperasikan ATR72-500/600 melayani penerbangan dari Hang Nadim ke Bandara Ranai Natuna setiap Senin, Selasa, Kamis, Jumat.

Sedangkan Sriwijaya Air yang mengoperasikan Boeing 737-500 dengan kapasitas 125 penumpang melayani rute tersebut pada Senin, Rabu, Jumat. Pada perizinan sebelumnya, Sriwijaya Air hanya melayani dua kali setiap Rabu dan Sabtu.

"Masalah perizinan sudah selesai sehingga dua maskapai penerbangan swasta itu sudah kembali beroperasi melayani penerbangan Batam-Natuna dan sebaliknya," kata Suwarso.

Kabupaten Natuna yang merupakan salah satu wilayah terdepan Indonesia hingga saat ini belum memiliki bandara sipil sendiri. Pesawat komersial yang terbang ke Natuna hingga saat ini masih menggunakan bandara militer.

Pemerintah setempat saat ini tengah melakukan pembangunan bandara komersial, namun diperkirakan baru akan bisa beroperasi pada 2016.

Gubernur Kepri Muhammad Sani menyatakan sudah meminta sejumlah maskapai termasuk Garuda Indonesia agar melayani penerbangan ke Natuna yang memiliki banyak objek wisata.

"Potensi wisata Natuna juga besar. Kalau tidak ada penerbangan akan sulit wisatawan sampai ke Natuna. Masyarakat juga sulit untuk beraktifitas," kata Sani.

Sani juga mengatakan, jika tidak ada penerbangan ke Natuna akan sangat mengganggu mobilitas dan perekonomian wilayah tersebut yang juga kaya hasil pertanian khususnya cengkih.

Pewarta:
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Komentar