counter

150 mobil kuno ikut reli di Magelang

150 mobil kuno ikut reli di Magelang

ilustrasi. (ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi)

Magelang (ANTARA News) - Sebanyak 150 mobil kuno mengikuti reli yang diselenggarakan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Ke-1109 Kota Magelang, Jawa Tengah, kerja sama antara pemerintah kota setempat dengan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Jateng.

Ketua Seksi Reli Mobil Kuno HUT Ke-1109 Kota Magelang Arif Barata Sakti di Magelang, Kamis, mengatakan kegiatan yang juga didukung salah satu perusahaan kopi tersebut, berlangsung pada 25-26 April 2015 untuk memperebutkan piala bergilir Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito.

"Reli yang juga memperebutkan piala kejuaraan per kategori ini, kerja sama Pemkot Magelang dengan Pengurus Daerah PPMKI Jateng," katanya.

Ia menyebut tiga kategori dalam reli tersebut, yakni mobil kuno buatan sampai 1975, kategori retro antara 1976-1985, dan kategori keluaran 1986 ke atas.

"Biaya pendaftaran untuk kategori mobil sampai dengan tahun 1976 sebesar Rp250 ribu untuk pilot dan co-pilot, sedangkan mobil tahun 1976 ke atas Rp300 ribu," kata Arif yang juga Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Tata Kota Pemkot Magelang itu.

Ia menjelaskan mengenai dua etape yang harus ditempuh para peserta reli mobil kuno selama dua hari tersebut.

Etape pertama berjarak tempuh sekitar 70 kilometer, mulai dari Alun-Alun Kota Magelang menyusuri jalan menuju Purworejo dan Kutoarjo, untuk selanjutnya berakhir di halaman mal terbesar di kawasan perbatasan antara Kota dengan Kabupaten Magelang.

Ia mengatakan setelah "finish" di Magelang, 20 mobil terpilih akan dipamerkan di depan mal tersebut, sedangkan lainnya didisplai di halaman Gedung Tri Bhakti Kota Magelang.

"Di tempat itu juga digelar, antara lain pameran kilas balik transportasi, panggung hiburan, pasar klitikan, pameran batu akik, dan kuliner," katanya.

Etape kedua, katanya, peserta menempuh rute dari halaman Kantor Wali Kota Magelang di Jalan Jenderal Sarwo Edi Wibowo menuju Candi Borobudur di Kabupaten Magelang.

Di Candi Borobudur, katanya, peserta bersepeda mengelilingi candi, kemudian menuju Museum Borobudur dan Museum Haji Widayat, serta "finish" di Pendopo Wali Kota Magelang.

Kegiatan tahunan berupa reli mobil kuno tersebut, juga untuk mempromosikan kepariwisataan setempat.

Pewarta: M Hari Atmoko
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Cara Museum Angkut lahirkan modifikator mobil andal

Komentar