Luhut tinjau tahap akhir persiapan peringatan KAA

Luhut tinjau tahap akhir persiapan peringatan KAA

Payung Hias Bandung Ratusan warga menikmati jalanan lengang yang dihiasi payung warna warni di sepanjang kawasan Pasar Baru, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/4/15). Pemberian hiasan payung di kawasan itu dimaksudkan untuk memeriahkan acara peringatan ke-60 tahun Konferensi Asia Afrika. (ANTARA FOTO/aacc2015/Paramayuda) ()

Bandung (ANTARA News) - Kepala Staf Kepresidenan sekaligus Penanggungjawab Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) Luhut Panjaitan meninjau lokasi pelaksanaan napak tilas secara langsung di Bandung, Kamis, atau satu hari sebelum hari pelaksanaan.

Luhut meninjau sekaligus memberikan informasi mengenai prosedur kedatangan para kepala negara dan kepala pemerintahan beserta delegasi, yang mayoritas datang ke Bandung melalui jalur udara.

Dia juga mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo sudah berada di Bandung, tepatnya di Hotel Savoy Homann.

Luhut meninjau lokasi peringatan KAA di Jalan Asia Afrika, Bandung, dengan didampingi oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Rombongan tersebut juga melihat gladi bersih pengamanan dan penutupan acara peringatan.

Berdasarkan pengamatan Antara, hingga pukul 23.00 WIB beberapa persiapan terkait acara peringatan masih dilakukan di sepanjang Jalan Asia Afrika, terutama aspek kebersihan di sisi-sisi jalan.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa akan ada 22 kepala negara/pemerintahan atau wakilnya (VVIP) dari Asia dan Afrika yang akan mengikuti kegiatan napak tilas di Bandung untuk memperingati 60 tahun KAA.

"Ada 22 VVIP yang akan hadir di Bandung dan juga ratusan delegasi lain setingkat menteri dan pejabat tinggi," kata Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Yuri Thamrin.

Yuri menyebutkan para kepala negara atau pemerintahan Asia-Afrika yang mengikuti kegiatan di Bandung, antara lain Raja Swaziland Mswati III, Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak, Presiden Zimbabwe Robert Gabriel Mugabe, Presiden Presidium Majelis Tertinggi Rakyat Korea Utara Kim Yong Nam.

Kemudian, PM Nepal Sushil Koirala, PM Kamboja Hun Sen, PM Rwanda Anastase Murekezi, PM Malaysia Najib Razak, Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Pewarta: Roberto C. Basuki
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Baru, Taman Asia Afrika di Bandung

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar