Ankara (ANTARA) - Hujan lebat dan angin kencang menyebabkan ribuan warga Australia mengalami listrik padam sementara sejumlah penerbangan dibatalkan di pesisir New South Wales, demikian lapor media setempat pada Rabu.

Beberapa wilayah di pesisir NSW tengah dan selatan dilanda sistem tekanan rendah yang menyebabkan angin kencang merusak dan hujan lebat, lapor ABC News.

Untuk antisipasi, pemerintah setempat mengeluarkan peringatan darurat banjir bandang di sejumlah wilayah karena angin kencang membuat sistem pasokan listrik rusak sehingga 35.000 rumah dan tempat usaha mengalami padam listrik.

Angin dan hujan lebat juga memengaruhi penerbangan di bandara Sydney, dengan puluhan penerbangan domestik dibatalkan atau ditunda, bersama dengan beberapa penerbangan internasional ke Selandia Baru, China, dan India, menurut ABC News.

Water NSW, lembaga pengelola air, juga memperingatkan bahwa bendungan Warragamba mendekati kapasitas penuhnya dan kemungkinan akan mengalami tumpahan berketinggian sedang dalam semalam karena bendungan-bendungan Sydney yang lebih kecil seperti Cataract, Nepean, Cordeaux, Avon, dan Woronora sudah mulai meluap semalam.

Cuaca buruk terus melanda New South Wales, menyusul serangkaian peristiwa yang merusak di sepanjang pantai timur Australia awal tahun ini.

Pada Mei, otoritas Australia mengatakan 10.000 properti rusak akibat banjir yang memecahkan rekor di New South Wales, sementara sekitar 50.000 orang terkena dampak dan lima orang kehilangan nyawa.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Australia terus perkuat kemitraan kebencanaan dengan Indonesia

Baca juga: Ratusan orang dievakuasi setelah banjir di Australia

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.