Gaza (ANTARA) - Hamas dalam sebuah pernyataan resmi pada Jumat (4/7) mengatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan keputusan akhir atas proposal gencatan senjata Gaza kepada para mediator setelah konsultasi selesai.
Sejalan dengan keinginan Hamas untuk mengakhiri agresi Israel terhadap warga Gaza dan memastikan masuknya bantuan secara bebas, mereka melakukan konsultasi dengan para pemimpin pasukan dan faksi-faksi Palestina mengenai tawaran yang diterima dari para mediator, kata Hamas.
Hamas dan Israel telah mengadakan sejumlah putaran perundingan tidak langsung dalam beberapa bulan terakhir, namun belum ada kesepakatan gencatan senjata akhir yang tercapai.
Dalam perundingan sebelumnya, Hamas menuntut diakhirinya perang secara menyeluruh, sementara Israel bersikeras pada gencatan senjata sementara.
Pada 18 Maret, Israel melanjutkan operasi militernya di daerah kantong tersebut.
Setidaknya 6.572 warga Palestina tewas dan 23.132 lainnya luka-luka sejak Israel melanjutkan serangan intensifnya, menjadikan total korban tewas sejak Oktober 2023 menjadi 57.130 orang dan 135.173 lainnya luka-luka, menurut otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza pada Kamis (3/7).
Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.