Jakarta (ANTARA) - Komandan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) Marsma TNI Deny Muis mengatakan pasukan Wingsuit Kopasgat akan diikutsertakan dalam latihan puncak TNI AU Angkasa Yudha 2025.

"Ya, dipastikan itu (Wingsuit Kopasgat) akan dimainkan," kata Deny Muis saat ditemui di Lapangan Tembak Djamsuri TNI AU , Jakarta Timur, Jumat.

Menurut Deny, latihan puncak TNI AU itu harus diikuti penerjun wingsuit guna mempertajam kemampuan personel dalam terjun dan manuver udara.

Deny menjelaskan, sebenarnya pasukan Wingsuit Kopasgat telah banyak mengikuti rangkaian latihan TNI AU. Salah satu yang paling baru yakni Latihan Matra Udara II Komando Operasi Udara II (Koopsud II) Sikatan Daya di Kalimantan Selatan pada Juni lalu.

Tidak hanya latihan gabungan, Wingsuit Kopasgat sendiri kerap menggelar latihan hampir setiap hari.

"Kita sudah sering latihan, mungkin karena tidak terekspos saja," kata Deny.

Terkait latihan Angkasa Yudha 2025, Deny sendiri belum bisa menjelaskan secara rinci apa skenario pertempuran yang akan dilakukan Wingsuit Kopasgat di ajang tersebut.

Namun demikian, dia memastikan Wingsuit siap untuk terlibat dalam ajang latihan terbesar di jajaran AU tersebut.

Wingsuit Kopasgat adalah pasukan khusus TNI AU yang bertugas untuk melakukan misi infiltrasi (masuk ke wilayah musuh) secara cepat dan senyap lewat udara.

Dalam melakukan misinya, mereka menggunakan jubah wingsuit yang memungkinkan mereka meluncur dan bermanuver di udara dengan cepat.

Dengan metode terjun wingsuit ini, pasukan bisa menyusup ke wilayah musuh dengan senyap dan mendarat tepat di titik yang telah ditentukan.

Pewarta: Walda Marison
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.