Anggota DPR H Usman Ja'far meninggal dunia

Anggota DPR H Usman Ja'far meninggal dunia

Usman Ja'far (id.wikipedia.org)

Pontianak (ANTARA News) - Anggota DPR (2014-2019) dan mantan Gubernur Kalimantan Barat periode 2003-2008, H. Usman Ja'far, tutup usia pada pukul 06.15 WIB pagi tadi di Rumah Sakit Medistra, Jakarta.

"Dari informasi yang kita dapat, beliau sempat disemayamkan dirumah duka Kompleks Bilimoon Kalimalang Jakarta. Jenazah kemudian dikebumikan pada hari ini juga, setelah pelaksanaan Shalat Jumat, di komplek pemakaman Sandiaga Hill Tangerang," kata Kepala Biro Humas Kalbar, Numsuan Madsun di Pontianak, Jumat.

Almarhum H. Usman Ja'far pada saat meninggal dunia genap beruasia 63 tahun, dimana alhamrhum lahir pada 10 September 1951, meninggalkan seorang istri Ny. Hj. Maya Damayanti, dan empat orang anak yakni, Lisa Pasylia, Adesty Kamalia, Meilita Kamalia dan Robby Rahmasaputra.

"Semasa hidupnya almarhum memang banyak berkiprah di bidang swasta khususnya di Jakarta, dan selama di Jakarta beliau terbilang sukses sebab dari data yang ada banyak perusahaan yang dijabat beliau sebagai pimpinan," tuturnya.

Numsuan menambahkan, hingga pada tahun 2003 hingga 2008, almarhum yang akrab disapa UJ, memimpin Kalimantan Barat sebagai Gubernur didampingi Laurentius Herman Kadir sebagai Wakilnya.

Saat ini, almarhum menduduki Jabatan sebagai Anggota DPR-RI dari PPP pada periode tahun 2009-2014 untuk periode pertama dan kembali terpilih pada periode 2014-2019.

"Pada masa akhir hayatnya, beliau juga masih sebagai anggota DPR RI, hingga beliau menghabiskan sisa hidupnya," katanya.

Dia menambahkan, sebagai peringatan untuk mengenang almarhum yang pernah menjadi Gubernur, jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat sejak hari Jumat, Tanggal 15 hingga 17 Mei 2015, selama tiga hari berturut-turut untuk mengibarkan bendera setengah tiang sebagai hari berkabung.

"Yang saya tahu saat menjabat sebagai gubernur Kalbar, beliau dikenal sebagai sosok yang baik kepada jajarannya. Untuk itu, kita mendoakan semoga almarhum ditempatkan dekat di sisi Tuhan YME dan keluarga bisa diberikan ketabahan," kata Numsuan.

(KR-RDO)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Komentar