Badung, Bali (ANTARA) -
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI menyasar pasar turis Australia menjadi salah satu target untuk kunjungan wisata ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Australia pasar (wisatawan) yang sudah mulai banyak,” kata Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Dwi Marhen Yono di Badung, Bali, Jumat.
Untuk itu, ia berharap ada maskapai penerbangan mempertimbangkan untuk membuka rute penerbangan langsung Australia-Labuan Bajo.
Ia pun berharap salah satu destinasi super prioritas tanah air itu ke depan menjadi hub untuk kota lain di sekitar Kupang, NTT di antaranya Ende, Maumere, dan Ruteng.
Baca juga: Kemenpar dan maskapai perluas jangkauan promosi Labuan Bajo
Dengan begitu, lama tinggal wisatawan asing di kota dengan julukan “Seribu Sunset” itu dapat lebih panjang.
“Poinnya infrastruktur sudah lengkap dan pada 2024 sudah ada 411 ribu wisatawan datang ke Labuan Bajo,” ucapnya.
Untuk atraksi wisata, kata dia, selain Komodo, objek wisata itu saat ini memiliki destinasi wisata unggulan lain yaitu Natas Parapuar, destinasi wisata baru di Labuan Bajo yang dikembangkan oleh Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF).
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.