Berhijab jangan malas keramas

Berhijab jangan malas keramas

Peragawati memerlihatkan busana muslim. (FOTO ANTARA/Agus Bebeng)

Kalau sudah terasa kotor, tandanya gatal dan lepek, cuci"
Jakarta (ANTARA News) - Seseorang yang menggunakan hijab disarankan mencuci rambutnya sesuai dengan aktivitas sehari-hari.

"Kalau sudah terasa kotor, tandanya gatal dan lepek, cuci," kata Manager Riset dan Pengembangan Unilever Indonesia Vivi Tri Andari saat jumpa pers "Sunsilk Clean and Fresh: The New Adventure for Hijabers" di Jakarta, Selasa (16/6).

Bila sedikit aktvitas, seperti hanya berada di kantor dan berpendingin udara, pengguna hijab dapat mencuci rambutnya dua hari sekali.

Bila banyak kegiatan di luar ruangan, tidak ada salahnya bila keramas setiap hari.

Vivi mengatakan bahwa keluhan yang kerap dirasakan para pengguna hijab adalah keringat berlebih yang disebabkan oleh sirkulasi udara ke kepala yang tertutup.

Keringat tersebut membuat kepala terasa gatal dan juga menimbulkan bau yang kurang sedap pada rambut.

Selain itu, keringat di kulit kepala juga dapat memicu timbulnya ketombe dan rasa tidak segar.

Bila tidak segera dibersihkan, keringat pada pada kulit kepala dapat menimbulkan masalah yang lebih lanjut, seperti rontok.

Selain menjaga kesehatan kulit kepala, Vivi juga menganjurkan perempuan mengganti hijabnya setiap hari.

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2015

MUI Jabar imbau pengurus DKM waspadai crosshijaber

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar