Dua suami menghiba anak istrinya pulang tinggalkan ISIS

Dua suami menghiba anak istrinya pulang tinggalkan ISIS

Februari lalu, tiga gadis Inggris bernama Amira, Kadiza Sultana dan Shamima Begum diketahui meninggalkan negerinya untuk bergabung dengan ISIS (Reuters)

Saya sayang sekali pada kalian, saya tak bisa hidup tanpa kalian. Tolonglah telepon saya
London (ANTARA News) - Dua pria Inggris memohon istri dan sembilan anak mereka pulang. Mereka takut para istri dan anak-anak mereka pergi bersama para wanita lainnya ke Suriah untuk bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Tiga perempuan bersaudara warga muslim Inggris --Khadija Dawood, Sugra Dawood dan Zohra Dawood-- dan anak-anak mereka yang berusia antara tiga sampai 15 tahun, dilaporkan hilang lima hari lalu.

Pengacara kedua suami itu mengatakan para istri dan anak-anak mereka yang tinggal di Inggris utara itu hilang setelah pergi ke Arab Saudi dan dikhawatirkan bergabung dengan saudara mereka yang diduga berjuang untuk ISIS di Suriah.

"Tolong, tolong kontak saya, tolong, tolonglah paling tidak telepon saya," kata Akhtar Iqbal, suami Sugra Dawood dan ayah lima anak, dalam jumpa pers.

"Saya sayang sekali pada kalian, saya tak bisa hidup tanpa kalian. Tolonglah telepon saya," kata dia, sembari menangis dan memegangi kepalanya.

Pemerintah Inggris memperkirakan lebih dari 700 warganya telah pergi ke Suriah, yang sebagian besar diyakini bergabung dengan ISIS yang menguasai bagian besar wilayah Suriah dan Irak, demikian Reuters.

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Menko Polhukam : ISIS harus tetap diwaspadai

Komentar