"Kami mengapresiasi penyelenggara pemilu yang berjalan aman dan damai, ini menunjukkan komitmen semua pihak untuk menjaga stabilitas politik dan menghormati proses demokrasi,"
Sentani (ANTARA) - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Ribka Haluk memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) yang berlangsung di sejumlah daerah di Provinsi Papua, pada Rabu 6 Agustus 2025.
Wamendagri RI Ribka Haluk di Sentani, Rabu, mengatakan sejauh ini dari hasil pemantauannya PSU Pilgub Papua berjalan tertib, lancar dan partisipatif berkat sinergi antara pemerintah daerah, penyelenggaraan pemilu, aparat keamanan serta masyarakat.
"Kami mengapresiasi penyelenggara pemilu yang berjalan aman dan damai, ini menunjukkan komitmen semua pihak untuk menjaga stabilitas politik dan menghormati proses demokrasi," katanya.
Menurut Ribka, kehadirannya di Papua merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam memastikan pelaksana PSU berjalan sesuai asas langsung, umum, bebas rahasia, jujur dan adil.
"Antusias masyarakat Papua dalam menggerakkan hak pilih pada PSU kali ini menunjukkan kesadaran dalam berdemokrasi," ujarnya.
Dia menjelaskan, proses PSU merupakan langkah konstitusional yang harus dijalankan sebagai bentuk koreksi terhadap pelaksanaan pilkada sebelumnya.
"Pemerintah pusat memberikan dukungan penuh agar PSU dapat berlangsung dengan baik, termasuk dalam hal koordinasi dan pengawasan di lapangan," katanya lagi.
Dia menambahkan, pihaknya berharap PSU dapat diterima oleh seluruh masyarakat serta pasangan calon, sehingga situasi keamanan dan ketertiban di Papua tetap kondusif pasca pemungutan suara.
"Yang terpenting yakni menjaga persaudaraan dan kedamaian, beda pilihan itu wajar tetapi persatuan harus tetap menjadi prioritas utama demi kemajuan Papua,' ujarnya lagi.
Pewarta: Agustina Estevani Janggo
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.