counter

Masyarakat diimbau tidak gunakan kendaraan terbuka

Masyarakat diimbau tidak gunakan kendaraan terbuka

Operasi Ketupat 2015 Anggota polisi bersiap mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2015 di lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7). Operasi yang berlangsung selama 16 hari yakni mulai 20 hingga 6 Juli 2015 ini dilakukan untuk mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1436 H. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja) ()

Manado (ANTARA News) - Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Brigjen Pol Wilmar Marpaung mengatakan mengimbau masyarakat yang akan mudik Idul Fitri untuk tidak mengggunakan kendaran terbuka.

"Dari segi peraturan itu tidak boleh. Mobil lad bak terbuka hanya untuk mengangkut barang bukan orang," kata Marpaung usai apel gelar pasukan "Operasi Ketupat" pengamanan Idul Fitri, di Manado, Kamis.

Wilmar Marpaung mengatakan, untuk itu diimbau masyarakat yang akan mudik untuk tidak menggunakan mobil jensi tersebut.

Jika mobil tersebut digunakan untuk mengangkut orang, rawan terjadinya kecelakaan dan dapat menimbulkan korban jiwa," kata Marpaung.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulut Kombes Pol Stephen Napiun mengatakan, Operasi Ketupat ini merupakan operasi kemanusiaan.

Pelaksanaan operasi ketupat ini sama dengan operasi yang mengiringi sebelumnya yakni "Operasi Simpatik dan "Operasi Patuh" dengan mengedepankan upaya preemtif maupun upaya preventif.

Langkah-langkah dilakukan antara lain dengan mudik bareng, pemasangan banner mengimbau kepada masyarakat terkait dengan keselamatan berlalu lintas.

Terdapat sekitar 73 banner dipasang pada sejumlah titik antara lain titik rawan macet, rawan kecelakaan untuk mengimbau masyarakat peduli akan keselamatan dirinya sendiri maupun orang lain.

Polda Kalsel Lumpuhkan Sindikat Pencurian Antar Provinsi

Pewarta: Jorie MR
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Komentar