counter

Lalu lintas Kelok Sembilan mulai normal

Lalu lintas Kelok Sembilan mulai normal

Lampu-lampu kendaraan yang melintasi kawasan Fly Over Kelok Sembilan, di Kabupaten Limapuluhkota, Sumatera Barat, Rabu (1/4). Fly Over lintas Sumbar - Riau kondisinya tanpa penerangan lampu jalan, sehingga pengendara harus berhati-hati dengan hanya mengandalkan marka jalan dan lampu mobil. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Sarilamak (ANTARA News) - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) memperkirakan arus lalu lintas di Fly Over Kelok Sembilan jalur utama menuju Provinsi Riau, kembali normal pada Kamis (23/7).

"Dari pantauan arus yang telah dilakukan sejak usai Lebaran, diperkirakan arus lalu lintas di Fly Over besok (Kamis), akan kembali normal seperti hari biasa," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Limapuluh Kota AKP Ricko Syahfutra di Sarilamak, Rabu.

Sedangkan kondisi arus hingga Pukul 20.00 WIB Rabu, katanya, sudah mulai menurun dan dapat dikategorikan normal.

"Intensitasnya kendaraan yang lewat masih ramai, tapi tidak rapat. Lalu lintas terisi satu jalur dari arah Limapuluh Kota, menuju Kota Pekanbaru," jelasnya.

Ia mengatakan, hingga kini pihaknya masih terus mengamati arus, bersama dengan personel kepolisian yang bertugas di Pos Pengamanan Lebaran Kelok Sembilan.

"Kami masih terus mengamati arus hingga malam ini. Termasuk juga antisipasi kejadian lain seperti kecelakaan lalu lintas, dan perbuatan melawan hukum," katanya.

Menurutnya, puncak keramaian arus lalu lintas di kelok Sembilan terjadi pada Minggu (19/7).

"Puncaknya itu pada Minggu (19/7), keadaannya padat merayap pada satu jalur menuju Kota Pekanbaru, tapi masih bisa dikendalikan," katanya.

Saat ditanyai tentang insiden kecelakaan, ia menyebutkan selama masa mudik tercatat sebanyak tiga kecelakaan lalu lintas. Dimana salah satu pengendara motor tewas akibat kecelakaan tunggal.

Salah seorang pemudik yang akan balik ke Kota Pekanbaru Ruli Iswandi (39), berharap agar sarana penerangan pada jalan sebelum Kelok Sembilan ditambah.

"Penerangannya menurut saya masih minim, semoga ditambah oleh pemerintah demi keselamatan pengendara," katanya.

Pewarta: Agung Pambudi
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Komentar