Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis ganda putri Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi menyebut rotasi yang tak berjalan menjadi faktor kekalahan di babak 16 besar Hong Kong Open 2025.

Pada pertandingan babak 16 besar yang berlangsung di Hong Kong Coliseum, Hong Kong, Kamis, Lanny/Tiwi mengakui ketangguhan ganda Jepang Rin Iwanaga/Kie Nakanishi dua gim langsung 12-21 dan 14-21.

"Masih banyak sekali yang perlu di tingkatkan, terutama dari segi rotasi. Kami kasih kurang nyaman dari rotasi kami jadi harus banyak dilatih lagi sambungannya," kata Tiwi dikutip dari PBSI.

Senada dengan Tiwi, Lanny menilai bahwa rotasi menjadi kendala dalam pertandingan kali ini yang justru banyak membuang poin untuk mereka.

Lanny berpendapat bahwa seandainya rotasi pengambilan bola bisa berjalan mulus setidaknya mereka dapat memberikan perlawanan.

"Sebenarnya kalau kita sama-sama punya rotasi terus pola, kita bisa melawan. Mungkin karena masih baru jadi rotasi kami masih berantakan, harusnya bola saya yang ambil karena ragu dan diambil Kak Amallia Cahaya Pratiwi jadi malah tidak kena," ujar Lanny.

Baca juga: Lanny/Tiwi melaju ke 16 besar Hong Kong Open 2025

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.