Pengusaha Wempy Dyocta Koto beri penghargaan untuk 12 WNI

 Pengusaha Wempy Dyocta Koto beri penghargaan untuk 12 WNI

Pengusaha dan Chief Executive Officer Wardour and Oxford Wempy Dyocta Koto (Ist)

Jakarta (ANTARA News) - Pengusaha dan  Chief Executive Officer Wardour and Oxford Wempy Dyocta Koto meluncurkan penghargaan baru untuk 12 warga negara Indonesia terpilih yang akan dibimbing oleh 12 pengusaha ternama Indonesia ditambah 12 mentor internasional dalam kurun waktu 12 bulan.

"'The Wempy Dyocta Koto Award' adalah tanda cinta saya untuk Indonesia, negara di mana saya lahir dan merupakan kewarganegaraan saya," kata Wempy yang saat ini berdomisili di London dalam siaran pers, Selasa.

Sebanyak 12 warga Indonesia yang terpilih akan dibimbing oleh 12 tokoh terkenal Indonesia terkenal ditambah 12 mentor yang telah diakui dunia Internasional, meliputi Putri Reema Binti Bandar Al-Saud dari Keluarga Kerajaan Arab, CEO Saratoga Capital  Sandiaga Uno, CEO Tokopedia William Tanuwijaya, Pendiri Tangan Di Atas Badroni Yuzirman, aktor dan CEO Gerai Hawa Teuku Wisnu.

Selain itu, ada pula pembawa acara program The Bachelor dan Australian Idol Osher Gunsberg, pemenang penghargaan surfer dan ilmuwan Dr Easkey Britton, CEO Kaamen Reem Khouri yang disebut Arabian Business Magazine sebagai salah satu "100 Most Powerful Arab under 40", fotografer Scott A Woodward, CEO Kalibrr Paul Rivera, perusahaan Y Combinator pertama di Asia dan Dewan Penasehat Global di Endeavor, Kickstarter dan TED Sunny Bates.

Setiap orang dapat mengikuti "The Wempy Dyocta Koto Award” dengan cara mengikuti dan tag @wempydyoctakoto pada akun Twitter, Facebook, LinkedIn dan Instagram, tagar #TheWempyDyoctaKotoAward dan tautkan ke berbagai sumber online yang membahas ide cerdas dan cita-cita peserta.

Kompetisi ditutup pada 14 Agustus 2015 dan pemenang diumumkan di Jakarta pada 22 Agustus 2015.
 
"Sudah saatnya bagi Indonesia untuk melihat dunia dan bersinar menjadi menjadi tokoh dunia. Saya bangga untuk mengundang semua orang Indonesia di seluruh dunia untuk mengikuti  'The Wempy Dyocta Koto Award'," imbuh dia.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar