Pekanbaru, (ANTARA) - Personel Lapangan Udara Roesmin Nurjadin (RSN) yang ditempatkan sebagai Bawah Kendali Operasi (BKO) di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, telah menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu di dalam sepatu.

Komandan Lanud RSN, Marsma TNI Abdul Haris, mengapresiasi kesigapan anggotanya serta sinergisitas antara instansi. Hal ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan dan kerja sama antara personel Lanud RSN, aviation security dan pihak terkait lainnya.

"Kami akan terus meningkatkan pengawasan agar jalur udara tetap aman dari penyelundupan narkotika,” katanya, di Pekanbaru, Kamis.

Dalam operasi pengamanan bersama Avsec dan unsur keamanan kargo bandara, petugas menemukan paket mencurigakan di terminal kargo pada Rabu (17/9). Hasil pemeriksaan mengungkap bungkusan narkotika jenis sabu seberat 96 gram yang disembunyikan di dalam sepatu merek Puma.

Paket tersebut terbungkus rapi dalam kardus cokelat dan plastik hitam, dikirim dari Pekanbaru dengan tujuan Jakarta. Berdasarkan data awal, pengirim paket berinisial “R” dan penerima berinisial “A”.

"Barang bukti sabu langsung diamankan, sementara kasusnya telah dilimpahkan kepada pihak berwenang untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Danlanud mengatakan kejelian petugas dalam memindai paket ekspedisi menjadi kunci terbongkarnya modus penyelundupan yang memanfaatkan jasa pengiriman dan penerbangan komersial.

Keberhasilan ini mempertegas komitmen Lanud RSN bersama mitra keamanan bandara dalam menjaga keamanan penerbangan sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.

Penyelundupan sabu di Bandara SSK II Pekanbaru masih kerap terjadi. Pada Agustus 2025 lalu saja ada empat upaya penyelundupan narkotika dengan total barang bukti mencapai 11,2 kilogram sabu dan ekstasi.

Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.