Kiev (ANTARA) - Ukraina pada Rabu menerima pinjaman sebesar 4 miliar euro (sekitar Rp78 triliun) dari Uni Eropa (EU) yang bersumber dari aset Rusia yang dibekukan, menurut kementerian keuangan negara itu.

Dana tersebut telah ditransfer ke anggaran negara Ukraina melalui inisiatif Extraordinary Revenue Acceleration for Ukraine milik Kelompok Tujuh (G7), kata kementerian tersebut.

Disebutkan pula bahwa dana itu akan dipakai untuk mendukung sektor sosial, kebutuhan pertahanan, dan upaya pemulihan Ukraina.

Pada hari yang sama, Moskow memperingatkan para pemimpin Eropa bahwa Rusia akan menindak tegas setiap individu atau negara yang terlibat dalam penyitaan asetnya.

Menurut Rusia, tindakan semacam itu akan berdampak buruk bagi lembaga penyimpanan dan investasi Eropa.

"Kami sedang membicarakan rencana untuk merespons penyitaan ilegal properti Rusia. Di Rusia, secara sederhana kami menyebutnya sebagai pencurian," kata juru bicara kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, kepada wartawan.

Sumber: Xinhua

Pewarta: Xinhua
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.