Jakarta (ANTARA) - Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Tedi Bharata disambut oleh pegawai BP BUMN di Kantor BP BUMN, Jakarta, Rabu sore, usai dilantik Presiden Prabowo Subianto.
“Tadi diminta dateng aja,” ujar Tedi ketika menceritakan detik-detik dirinya dipanggil ke Istana.
Berdasarkan pantauan ANTARA, Tedi tiba di Kantor BP BUMN pukul 16.30 WIB. Pegawai BP BUMN pun menggelar karpet biru untuk menyambut Tedi, berikut dengan pegawai BP BUMN yang berdiri di masing-masing sisi karpet.
Presiden Prabowo Subianto melantik Aminuddin Ma'ruf dan Tedi Bharata sebagai Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) yang merupakan transformasi dari Kementerian BUMN di Istana Negara, Jakarta, Rabu sore.
Pelantikan Aminuddin dan Tedi sebagai Wakil Kepala BP BUMN itu ditetapkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 109 P tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).
Dalam prosesi yang berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB, Presiden Prabowo juga melantik Dony Oskaria sebagai Kepala Badan Pengaturan BUMN.
Pelantikan Dony sebagai Kepala BP BUMN beserta Aminuddin dan Tedi sebagai Wakil Kepala BP BUMN sore ini pun mengakhiri tugas Kementerian BUMN yang saat ini resmi bertransformasi sebagai Badan Pengaturan BUMN.
Perubahan itu juga sesuai dengan revisi UU BUMN yang telah disetujui oleh DPR RI pada Rapat Paripurna Ke-6 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengganti Kementerian BUMN menjadi Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN).
Baca juga: Prabowo lantik Dony Oskaria sebagai Kepala BP BUMN di Istana Negara
Baca juga: Puan minta BP BUMN berperan sebesar-besarnya demi kesejahteraan rakyat
Baca juga: DPR setujui RUU BUMN menjadi UU, ganti Kementerian BUMN jadi BP BUMN
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.