Memenangkan laga adalah tujuan paripurna sebuah kompetisi, apalagi Indonesia sudah terlalu jauh melangkah, dan terlalu sayang untuk berakhir sampai di sini.

Tim yang berbeda

Sewaktu dikalahkan Saudi 2-3, Jay Idzes dkk sebenarnya mengimbangi tuan rumah Saudi. Mereka tidak kalah kelas dari Saudi. Bahkan, Indonesia dapat merasakan level kualitas Saudi masih jauh di bawah Jepang.

Tapi tiga hari lalu, Patrick Kluivert memasang formasi yang berbeda dari saat Garuda menelan Bahrain dan China, masing-masing 1-0, pada putaran ketiga.

Seperti halnya saat mengalahkan Arab Saudi 2-0 pada 19 November 2024, Indonesia memasang tiga bek tengah ketika menaklukkan Bahrain dan China pada Maret dan Juni tahun ini.

Dan itu adalah tiga kemenangan yang dipetik Indonesia dari total enam pertandingan dalam putaran ketiga.

Resep itu pula yang membuat Indonesia memetik tiga kemenangan pada putaran kedua; dua kali dari Vietnam dan sekali dari Filipina.

Bisa dibilang formasi tiga bek tengah adalah formula standard ampuh bagi Garuda walau tak berhasil kala dua kali menghadapi Irak pada putaran kedua.

Uniknya Irak juga kadang memasang formasi tiga bek tengah.

Namun Irak pernah kalah 1-2 melawan Palestina dalam putaran ketiga pada 16 Maret 2025 ketika memasang formasi ini. Pun saat melawan Arab Saudi pada Piala Teluk akhir tahun 2024.

Sementara saat dua kali dikalahkan Korea Selatan pada putaran ketiga, Irak memasang formasi standar dua bek tengah dan dua bek sayap.

Meski begitu, Irak masih tim yang kuat. Cuma, Indonesia juga bukan lagi tim yang dua kali mereka kalahkan pada putaran kedua.

Ini karena materi pemain yang dimiliki Garuda saat ini berbeda dari ketika dua kali dikalahkan Irak.

Garuda kini memiliki penjaga gawang Maarten Paes yang menghindarkan Indonesia kebobolan lebih banyak lagi saat dikalahkan Saudi tempo hari.

Garuda juga memiliki Jay Idzes yang perannya sentral tak hanya bagi Garuda, tapi juga Sassuolo di Serie A Italia musim ini, yang merekrutnya setelah pemain ini tampil bagus bersama Venezia walau kemudian terdegradasi ke Serie B.

Bersama pemain-pemain seperti Kevin Diks, Ole Romney, Calvin Verdonk jika yang satu ini bermain melawan Irak, Idzes dan Paes adalah faktor-faktor yang bisa membuat Indonesia lebih baik dibandingkan saat dua kali dikalahkan Irak pada putaran kedua.

Baca juga: Pelatih India doakan yang terbaik untuk Indonesia saat hadapi Irak

Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.