NARI Group Menangkan Kontrak untuk Proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Photovoltaic Filipina San Carlos Helios 59MW

NANJING, Tiongkok, 10 September 2015 (Antara/PRNewswire) -- Pada 14 Agustus 2015, sebagai kontraktor EPC, NARI Group telah menandatangani kontrak untuk menangani proyek pembangunan pembangkit listrik Filipina San Carlos Helios 59 MW. Proyek ini dikembangkan oleh SunEdison bekerja sama dengan Aboitiz Company di Filipina. Sejauh ini, NARI Group telah mengerjakan dua proyek pembangunan PV, Currimao 20 MW dan Soleq 30MW. NARI Group telah menjadi salah satu kontraktor proyek photovoltaic yang handal di kawasan Filipina.

 

NARI Group Corporation (NARI) merupakan pemasok rangkaian peralatan listrik di Tiongkok dan merupakan pemain aktif dalam industri tenaga listrik di dunia. NARI Group utamanya bergerak di bidang otomatisasi sistem tenaga listrik, transmisi UHV dan transmisi fleksibel, pembangkit energi ramah lingkungan, peralatan listrik pintar bervoltase rendah, peralatan otomatisasi industri, transformator paduan amorf serta riset dan pengembangan kawat dan kabel, desain, manufaktur, penjualan, jasa teknik dan bisnis kontraktor umum. Beberapa tahun belakangan ini, NARI Group secara aktif menggodok pasar internasional dan telah meraih terobosan besar di lebih dari 80 kawasan dan negara di seluruh dunia termasuk Asia, Afrika, Amerika Selatan, Oseania, Thailand, Filipina, Australia, Pakistan, Kenya, Ethiopia, Sultan, Brazil, Kosta Rika, Bolivia dan Paraguay.

 

NARI Group akan menyediakan skema desain, peralatan pasokan, instalasi dan memimpin proyek di lapangan serta persetujuan keseluruhan sistem proyek ini. Dengan pembangkitan tenaga listrik setelah dihubungkan dengan jaringan listrik, kondisi kekurangan pasokan listrik yang dialami oleh warga di wilayah sekitar akan dapat diatasi secara efektif. Proyek ini juga akan meningkatkan stabilitas jaringan pembangkit listrik lokal dan nilai merk lokal serta nilai sosial merk NARI di Filipina.

 

Website resmi NARI Group : http://www.narigroup.com/

Pewarta: prwir
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar