Lebih dari 85.000 jemaah telah di Mekkah

Lebih dari 85.000 jemaah telah di Mekkah

Petugas Temus Bandara Jeddah Salah seorang petugas Tenaga Musiman (Temus) dari Sektor I Bandara Jeddah sedang membantu jamaah menunjukkan lokasi tempat rombongannya berada (8/9). (kemenag.go.id)

Mekkah (ANTARA News) - Lebih dari 85.000 jemaah calon haji Indonesia telah berada di Mekkah untuk mempersiapkan diri menunaikan ibadah haji di Kota Suci tersebut.

Kepala Seksi Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daerah Kerja (Daker) Mekkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji 1436H/2015M, Reza Muhammad Marzal, di Mekkah, Rabu mengatakan, sampai pukul 17.00 Waktu Arab Saudi total jemaah calon haji Indonesia yang berada di Mekkah mencapai 85.340 jemaah dan didampingi 1.033 petugas.

"Jadi jemaah dan petugas haji Indonesia yang sudah berada di Mekkah Al Mukarramah sampai dengan sore ini berjumlah 86.373 orang yang tergabung dalam 207 kloter," katanya.

Mereka, lanjut dia, datang dari Madinah sebanyak 54.131 orang dan 659 petugas yang berasal dari 132 kloter (kelompok terbang) dan dari Jeddah sebanyak 31.209 orang jemaah dan 374 petugas yang tergabung dalam 75 kloter.

Jumlah jemaah calon haji Indonesia akan terus bertambah hingga 17 September 2015 baik datang dari Madinah maupun gelombang kedua yang berangkat dari Tanah Air dan mendarat di Bandara Internasional King Abdul Azis (KAA), Jeddah.

Kepala Seksi Kedatangan dan Pemulangan M Ismail Aini mengatakan pada Kamis (10/9) sebanyak 15 kloter yang membawa 6.443 jemaah masuk Jeddah sepanjang hari tersebut.

Kelima belas kloter tersebut sebagian besar berasal dari embarkasi Surabaya (SUB) sebanyak tiga kloter, embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) sebanyak tiga kloter, embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak dua kloter, embarkasi Makasar (UPG) sebanyak dua kloter, dan embarkasi Solo (SOC) sebanyak dua kloter.

Embarkasi lainnya masing-masing satu kloter yaityu Aceh (BTJ), Banjarmasin (BDJ), dan Batam (BTH).

Pewarta: Risbiani Fardaniah
Editor: Aditia Maruli Radja
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Arab Saudi tangguhkan pelayanan umrah untuk cegah penyebaran corona

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar