Jakarta (ANTARA) - Google secara resmi merilis Veo 3.1 sebagai pembaruan untuk generator video AI (artificial intelligence) yang menghadirkan peningkatan pada hasil audio dan video lebih optimal.
The Verge melaporkan pada Kamis, bahwa pembaruan ini diumumkan Google pada Rabu (15/10). Salah satu peningkatannya ialah untuk video yang dibuat dengan alat pembuat film AI, Flow menjadi lebih realistis.
Pengguna dapat menambahkan ataupun mengubah bayangan serta pencahayaan pada video AI kreasi mereka.
Menurut Google, pengguna Flow akan segera dapat menghapus "apa pun" dari video — alat ini akan merestrukturisasi latar belakang dan pemandangan agar "tampak seolah-olah objek tersebut tidak pernah ada di sana."
Baca juga: Kadin-Google kolaborasi targetkan 50 ribu UMKM manfaatkan Youtube
Pengguna Flow juga dapat membuat video dengan audio menggunakan beberapa fitur baru alat ini.
Pengguna dapat membuat video dengan audio berdasarkan tiga gambar referensi yang disebut "Ingredients to Video" oleh perusahaan.
Fitur lain yang disebut "Frames to Video", menciptakan video yang menjembatani gambar awal dengan gambar akhir, disertai audio.
Fitur "Scene Extension" memungkinkan pengguna mengambil detik terakhir klip dan menambahkan video tambahan hingga satu menit, juga dengan audio yang dihasilkan.
Sama seperti Veo 3, Veo 3.1 memiliki harga berlangganan yang sama, tersedia sebagai bagian dari "pratinjau berbayar" melalui API Gemini untuk pengembang, dan diaktifkan di aplikasi Gemini.
Baca juga: Bank Dunia, Google kerja sama bangun infrastruktur digital
Baca juga: Google investasikan 15 miliar dolar AS untuk pusat data AI pertama di India
Baca juga: Inggris tetapkan Google berstatus strategis, bakal hadapi aturan ketat
Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.