Jakarta (ANTARA) - Atlet senam putra Indonesia Agung Suci Tantio Akbar fokus meningkatkan eksekusi gerakan untuk menghadapi Kejuaraan Dunia Senam 2025, yang akan berlangsung pada 19-25 Oktober di Indonesia Arena, Jakarta.
"Kita lagi fokus untuk naikin eksekusi kita, naikin basic kita, naikin start value kita, sama perbaiki eksekusi kita biar kita mampu bersaing sama yang lain-lain juga," kata Agung kepada ANTARA ditemui di sela latihan di Jakarta International Convention Center, Kamis.
Agung, yang akan berkompetisi di alat kuda pelana, mengakui persaingan sangat ketat mengingat banyak atlet kelas dunia, termasuk juara Olimpiade, ikut serta dalam Kejuaraan Dunia Senam 2025 Jakarta.
"Cukup berat karena juara dunia dan Olimpiade juga turun. Kalau dari Asia, ada China, Jepang. Kalau diperkecil lagi di Asia Tenggara, paling berat Vietnam," ujar atlet asal Riau tersebut.
Baca juga: FGI sebut peserta Kejuaraan Dunia Senam jalani latihan resmi tiga hari
Agung telah menjalani pelatihan nasional di Bandung sejak November 2024. Peraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut itu sebelumnya juga telah mengikuti Kejuaraan Senam Artistik Asia 2025 yang digelar di Korea Selatan pada 2–8 Juni 2025 dan Kejuaraan Dunia Senam di Hungaria pada September.
Dengan pengalaman bertanding di berbagai kejuaraan internasional, Agung menilai fasilitas latihan di Kejuaraan Dunia Senam 2025 Jakarta sudah mendukung performa atlet, bahkan tidak kalah dengan negara-negara besar lainnya.
Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) menurunkan delapan atlet untuk tampil dalam Kejuaraan Dunia Senam 2025 Jakarta. Selain Agung, ada Abiyu Raffi, Muhammad Aprizal, Satria Tri Wira Yudha, Joseph Judah Hatoguan, Alarice Mallica Prakoso, Salsabilla Hadi Pamungkas, dan Larasati Rengganis.
Tahapan menuju kompetisi sudah dimulai dengan latihan atlet di Jakarta International Convention Center (JCC) dan akan dilanjutkan dengan sesi latihan resmi di arena yang menjadi lokasi pertandingan.
Baca juga: Persiapan Jakarta Gymnastics 2025 capai 96 persen
Kejuaraan Dunia Senam 2025 Jakarta akan diikuti oleh sekitar 490-an atlet yang berasal dari 77 negara. Sebagian besar atlet telah tiba di Jakarta pada Rabu (15/10) dan sisanya akan menyusul pada Kamis.
Kejuaraan Dunia Senam Jakarta 2025 juga menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan atlet Indonesia di panggung global sekaligus persiapan utama menjelang SEA Games 2025 Thailand.
SEA Games 2025 pada Desember nanti akan menjadi ajang multievent tingkat Asia Tenggara pertama bagi Agung.
"Deg-degan jelas, enggak bisa bohong kan. Apalagi untuk mempersiapkannya lawan-lawan saya besok belum tahu sama sekali buta lawan gitu, dan yang kemarin ikut kejuaraan bareng kita pun belum tentu itu yang ikut," ujar Agung.
Baca juga: Maskot dan jingle Kejuaraan Dunia Gimnastik 2025 resmi diluncurkan
Baca juga: CAS tolak permintaan federasi senam Israel untuk Kejuaraan Dunia 2025
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.