Banyuwangi (ANTARA) - Festival Gandrung Sewu, sebuah perhelatan akbar tahunan di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, kembali digelar pada Sabtu (25/10). Sekitar 1.300 penari berkostum tradisional tarian ini turut terlibat dalam festival tersebut.
Tari Gandrung merupakan salah satu warisan budaya khas Kabupaten Banyuwangi. Kata "gandrung" berasal dari bahasa Jawa yang berarti "tergila-gila" atau "sangat mencintai". Terlepas dari artinya, tarian ini mencerminkan ekspresi rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang berlimpah, selain juga sebagai hiburan masyarakat.
Tari Gandrung Banyuwangi telah resmi ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada 2013. Festival Gandrung Sewu sendiri diadakan setiap tahun sejak 2012, menjadi ikon pariwisata budaya Kabupaten Banyuwangi.
Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.