Saya pikir Oscar bahkan jika ia kehilangan beberapa poin oleh Verstappen, saya yakin Oscar telah mendapat banyak belajar dari akhir pekan ini

Jakarta (ANTARA) - Bos McLaren Andrea Stella yakin pembalapnya Oscar Piastri memetik pelajaran berharga dari grand prix Mexico City yang berlangsung di Autodromo Hermanos Rodriguez Circuit, Senin.

"Saya pikir ini tentang kompetisi yang mengharuskan semuanya untuk tampil kompetitif. Saya pikir Oscar bahkan jika ia kehilangan beberapa poin oleh Verstappen, saya yakin Oscar telah mendapat banyak belajar dari akhir pekan ini," kata Andrea Stella dikutip dari Formula 1, Selasa.

Piastri tampil kurang menjanjikan di Mexico City setelah hanya finis di urutan kelima atau di belakang Lando Norris, Charles Leclerc, Max Verstappen, dan Ollie Bearman.

Baca juga: Bos McLaren: Piastri tak mengemudi sesuai karakternya

Dengan hanya mengantongi sepuluh poin juga membuat pembalap asal Australia ini harus turun dari puncak klasemen sementara setelah mengantongi 356 poin atau selisih satu poin atas rekan setimnya yang berada di puncak klasemen Lando Norris.

Hasil yang kurang memuaskan ini juga sekaligus menjadi rentetan tren negatif dari Piastri yang tercatat tidak meraih podium dari empat seri terakhir.

Terakhir kali Piastri mendapat podium yakni ketika mengakhiri GP Italia di Sirkuit Monza dengan menempati peringkat ketiga pada 7 September lalu.

Baca juga: McLaren percaya diri bisa segel gelar juara dunia musim ini

Sebelumnya pembalap bernomor 81 ini mengaku bahwa terdapat perbedaan karakter mobil yang menyulitkannya dalam beberapa seri terakhir.

"Saya rasa dalam beberapa seri balapan terakhir sangat mengejutkan terutama dalam faktor kehilangan kecepatan," ungkap Piastri.

Meski demikian, performa dari rekan setimnya Lando Norris justru mampu menunjukkan proses adaptasi yang berjalan mulus dengan mobil McLaren dalam beberapa seri terakhir dengan puncaknya yakni tampil dominan sepanjang balapan di Mexico City.

Baca juga: Piastri akui ada perbedaan karakter mobil dalam beberapa seri terakhir

Penerjemah: Fajar Satriyo
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.