Jakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong perguruan tinggi untuk terlibat aktif dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui integrasi kurikulum kuliah kerja nyata (KKN) tematik dan pelatihan dosen.
Ferry menyatakan keterlibatan akademisi penting untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM) koperasi di tingkat desa.
“Perguruan tinggi juga sekarang harus terlibat, jadi kalau bisa perguruan tinggi turun lagi ke desa-desa jangan hanya di menara gading,” ucap Ferry saat ditemui di Jakarta, Senin.
Ferry menyampaikan bahwa dirinya telah berkeliling dan berdialog dengan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi.
Baca juga: Kemenkop dorong sinergi Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Ia juga berencana menemui Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mendorong penyusunan kurikulum KKN tematik bagi mahasiswa serta penambahan materi ajar bagi dosen, agar keduanya dapat berperan aktif dalam pendampingan koperasi desa.
KKN tematik yang diarahkan ke penguatan koperasi desa diharapkan menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan nyata masyarakat.
Ferry menuturkan Kementerian Koperasi telah menyiapkan ekosistem pendampingan yang mencakup bisnis asisten, project management officer, sistem pengawasan berbasis kejaksaan, serta sistem informasi manajemen koperasi desa.
Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.