Lowongan magang di LRT Jakarta, misalnya, membuka peluang di bidang pelayanan. Nantinya, pelamar yang diterima bertugas membantu penumpang di stasiun dengan informasi seperti rute dan cara top-up.
Adapun untuk lowongan lain dan kuota yang disediakan, perusahaan belum menentukan jumlahnya, ungkap Sekretaris Perusahaan PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Vio.
Ini lantaran perusahaan masih mengumpulkan berkas-berkas pelamar. Setelahnya, perusahaan menyaring lamaran yang diterima untuk menentukan kuota dan bidang pekerjaan.
Salah satu divisi yang bisa menerima karyawan penyandang disabilitas biasanya Human Capital (HC).
Berbicara kualifikasi, perusahaan membatasi usia pelamar 18-23 tahun dengan latar belakang pendidikan dan lulusan sekolah manapun, tetapi mempertimbangkan pengalaman kerja.
Selain Jakpro, ada juga satu perusahaan garmen yang menawarkan dua bidang pekerjaan khusus teman tuli, yakni staf Industrial Engineering (IE) dan PPIC (mengontrol proses produksi, perencanaan, dan pengendalian persediaan). Masing-masing bidang membuka lowongan untuk dua orang.
Perwakilan PT Dragon Forever, Aryo, mengakui bidang pekerjaan banyak menangani barang-barang berukuran kecil, sehingga lowongan kerja hanya untuk disabilitas rungu dan daksa. Belum ada lowongan pekerjaan yang tersedia bagi disabilitas netra.
Aryo mengatakan, pelamar yang punya keahlian dan berpengalaman misalnya dalam mengoperasikan komputer dan lainnya berpeluang lebih besar diterima kerja.
Karena itu, seperti yang disampaikan Gubernur Pramono, pembekalan keterampilan bagi penyandang disabilitas yang siap kerja menjadi penting dan Pemprov DKI Jakarta berfokus pada hal ini melalui berbagai pelatihan yang disediakan balai pelatihan kerja.
107 lowongan kerja yang disediakan dalam bursa kerja mungkin tak sebanding dengan jumlah pencari kerja khususnya kelompok penyandang disabilitas.
Jumlah penyandang disabilitas merujuk data pemilih difabel pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta tahun 2024 yang mencakup usia produktif saja tercatat sebanyak 57.881 orang.
Belum lagi, bidang pekerjaan terbatas untuk salah satu kategori disabilitas dan kendala usia menjadi yang menjadi hambatan bagi para pemburu kerja.
Tetapi, dengan pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2025 yang 5,18 persen dibandingkan triwulan II-2024 dan lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 5,12 persen, serta program salah satunya pelatihan berbasis keterampilan, masih ada harapan bagi warga Jakarta termasuk difabel bisa berdaya dari sisi ekonomi.
Ini tentu harus dibarengi kesungguhan perusahaan pemberi kerja benar-benar memberi kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan. Dengan begitu, bursa kerja tak dipandang sebagai "formalitas" bagi pencari kerja.
Baca juga: DKI buka 107 lowongan kerja untuk penyandang disabililtas
Baca juga: KND tampung aspirasi kebutuhan kerja penyandang disabilitas
Editor: Sapto Heru Purnomojoyo
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.