New York City (ANTARA) - Laporan Ford Motor Company menyebutkan bahwa perusahaan tersebut menjual 175.584 unit kendaraan di Amerika Serikat (AS) pada Oktober tahun ini, naik 1,6 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Produsen mobil AS itu mencatat kenaikan sebesar 3,4 persen dalam penjualan kendaraan bermesin pembakaran internal pada Oktober. Sementara penjualan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan kendaraan hybrid masing-masing turun 24,8 persen dan 4,0 persen.

Ford menjual 1.834.492 unit kendaraan di AS dalam 10 bulan pertama tahun ini, naik 6,6 persen (yoy). Penjualan F-Series hingga Oktober mencapai 688.510 unit, naik 11,4 persen.

Ford bukanlah satu-satunya produsen mobil yang melaporkan penurunan penjualan EV. Kia, Hyundai Motor, dan Toyota Motor juga mencatat penurunan tahunan yang signifikan, menurut laporan media lokal.

Menurut para analis pasar, anjloknya penjualan EV pada Oktober bukanlah hal mengejutkan. Dengan berakhirnya kredit pajak federal sebesar 7.500 dolar AS (1 dolar AS = Rp16.664) untuk EV baru pada 30 September tahun ini, banyak konsumen yang mempertimbangkan membeli EV memilih untuk membatalkan niat mereka.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.