Seoul (ANTARA) - Penjualan mobil impor di Korea Selatan (Korsel) naik dua digit pada Oktober 2025, didorong permintaan kuat terhadap mobil mewah Jerman dan kendaraan listrik asal Amerika Serikat (AS), menurut data industri, Rabu (5/11).
Asosiasi Importir dan Distributor Mobil Korea (Korea Automobile Importers and Distributors Association/KAIDA) mencatat 24.064 unit mobil impor terjual pada Oktober, meningkat 13,2 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Selama sepuluh bulan pertama tahun ini, penjualan mobil impor mencapai 249.412 unit, naik 15,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Produsen mobil Jerman, BMW, menempati peringkat pertama dengan penjualan 6.177 unit pada Oktober, diikuti Mercedes-Benz sebanyak 5.838 unit, dan Tesla dari Amerika Serikat dengan 4.350 unit.
Volvo mencatat penjualan 1.435 unit, disusul Lexus 1.226 unit, serta BYD asal China sebanyak 824 unit.
Penjualan mobil asal Eropa mencapai 16.283 unit atau 67,7 persen dari total. Merek AS, Jepang, dan China masing-masing mencatat pangsa pasar sebesar 20,1 persen, 8,8 persen, dan 3,4 persen.
Pewarta: Xinhua
Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.