Jakarta (ANTARA) - Apple dikabarkan bakal mencapai kesepakatan dengan Google untuk membayar sekitar 1 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp16,7 triliun per tahun guna menggunakan model kecerdasan buatan (AI) Gemini milik Google dalam pembaruan besar asisten virtual Siri.

Menurut laporan Bloomberg, dilansir dari Tech Crunch pada Kamis, langkah ini menjadi perubahan besar bagi Apple yang selama ini lebih mengandalkan teknologi internalnya sendiri.

Namun, raksasa teknologi itu berencana memakai model AI milik Google sebagai solusi sementara sampai sistem AI buatan Apple sendiri cukup kuat untuk menggantikan, termasuk untuk mendukung sejumlah fitur baru yang akan disematkan pada Siri versi terbaru.

Model AI khusus buatan Google itu dilaporkan memiliki 1,2 triliun parameter yang merupakan ukuran untuk menggambarkan kompleksitas dan kemampuan perangkat lunak. Angka tersebut jauh melampaui kemampuan model Apple saat ini.

Baca juga: Apple bakal kembangkan Siri versi 2026 didukung Gemini

Sebagai perbandingan, versi cloud dari Apple Intelligence hanya menggunakan sekitar 150 miliar parameter, atau sekitar delapan kali lebih kecil dari model milik Google.

Apple sebelumnya dilaporkan sempat mempertimbangkan untuk menggunakan model AI dari OpenAI dan Anthropic. Setelah melakukan pengujian terhadap model dari ketiga perusahaan tersebut, Apple akhirnya memilih untuk melanjutkan kerja sama dengan Google.

Versi terbaru Siri yang ditenagai oleh Gemini dijadwalkan meluncur pada musim semi tahun depan atau sekitar bulan Maret hingga Juni. Namun, karena peluncurannya masih beberapa bulan lagi, rencana tersebut masih dapat berubah.

Baca juga: Mengenal fitur WhatsApp di Apple Watch

Baca juga: Apple tengah uji MacBook murah yang mungkin kejutkan pasar

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.