Belem, Brasil (ANTARA) - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Komunitas Negara-Negara Amerika Latin dan Karibia (Community of Latin American and Caribbean States/CELAC) serta Uni Eropa (UE) akan menjadi ajang bagi Amerika Latin untuk menyatakan solidaritasnya dengan Venezuela.
Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Brasil Mauro Vieira pada Rabu (5/11), di tengah meningkatnya tekanan militer dan politik terhadap Venezuela dari Amerika Serikat (AS).
KTT yang akan digelar di Kolombia pada 9-10 November 2025 itu akan menjadi pertemuan dengan agenda dukungan dan solidaritas regional terhadap Venezuela.
Menurut Vieira, pertemuan tersebut juga mencerminkan sikap Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva yang berulang kali menegaskan bahwa Amerika Latin, khususnya Amerika Selatan, merupakan kawasan perdamaian dan kerja sama.
Diplomat tertinggi Brasil itu, yang mengonfirmasi keikutsertaan Lula dalam KTT CELAC-UE, mengatakan bahwa kemungkinan dikeluarkannya pernyataan bersama untuk mendukung Venezuela bergantung pada negosiasi diplomatik yang akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang di antara negara-negara anggota blok tersebut.
Menurut Vieira, pembicaraan Brasil dengan AS mengenai kenaikan tarif AS terhadap barang ekspor Brasil tidak akan terpengaruh oleh sikap solidaritas Brasil terhadap Venezuela.
Pekan lalu, Lula mengatakan kepada para koresponden asing bahwa KTT CELAC-UE akan membahas baik situasi di Venezuela maupun meningkatnya kehadiran militer AS di kawasan tersebut.
AS telah melancarkan serangan terhadap kapal-kapal di perairan Karibia yang dicurigai terlibat dalam perdagangan narkotika.
Pewarta: Xinhua
Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.