Jakarta (ANTARA) - Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan korban ledakan di SMAN 72, Kelapa Gadung, Jakarta Utara dilarikan ke puskesmas hingga rumah sakit oleh prajuritnya, Jumat.
Dalam keterangan pers yang Tunggul berikan kepada ANTARA di Jakarta, dijelaskan bahwa korban sempat dilarikan ke balai kesehatan setempat sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.
"TNI AL melaksanakan membantu pertolongan pertama evakuasi korban di lokasi insiden terjadinya ledakan ke Balai Kesehatan Komplek Perumahan TNI AL Kelapa Gading kemudian dirujuk RS Islam Cempaka Putih, RS Yarsi Cempaka Putih dan Puskesmas Kelapa Gading," kata Tunggul.
Namun demikian, Tunggul tidak menjelaskan secara rinci berapa jumlah korban yang dibawa personelnya ke rumah sakit. Dia juga tidak menjelaskan secara rinci berapa total korban akibat insiden ledakan tersebut.
Hingga saat ini, pihak TNI AL dan Polri masih berada di lokasi untuk mencari tahu apa penyebab terjadinya ledakan tersebut.
"TNI AL beserta pihak Polri sampai dengan saat ini masih dalam proses penyelidikan untuk mencari tahu kronologi / penyebab ledakan," jelas dia.
"Terkait data atau informasi perkembangan selanjutnya akan disampaikan apa bila sudah ada data yang valid," tutup Tunggul.
Baca juga: Menko Polkam: Ledakan di SMAN 72 didalami, belum tentu aksi teroris
Baca juga: Polda Metro Jaya sebut 54 orang terluka dalam ledakan di SMAN 72 Jakut
Pewarta: Walda Marison
Editor: Budi Suyanto
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.