Beijing (ANTARA) - China mengumuimkan rencana pembangunan dan sosial dengan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang cepat dan stabilitas sosial jangka panjang, menurut laporan lembaga pemikir yang dirilis pada Jumat (7/11), lapor Xinhua..

Laporan berjudul "Tahap Kritis Menuju Terwujudnya Modernisasi China Secara Fundamental -- Cetak Biru Strategis Pembangunan Ekonomi dan Sosial China pada Periode Rencana Lima Tahun ke-15 (The Critical Stage toward Basically Realizing Chinese Modernization -- Strategic Blueprint for China's Economic and Social Development in the 15th Five-Year Plan Period)," dirilis bersama oleh wadah pemikir tingkat tinggi nasional China, Institut Pusat Sejarah dan Literatur Partai, dan Kantor Berita Xinhua.

Sejak Rencana Lima Tahun pertama (1953-1957) meletakkan dasar industri untuk pembangunan, China telah tumbuh dan tetap menjadi ekonomi terbesar kedua di dunia, papar laporan itu.

Menurut laporan tersebut, dengan harga-harga yang konstan, Produk Domestik Bruto (PDB) China pada 2023 mencapai 223 kali lipat dari PDB pada 1952, sementara PDB per kapita meningkat 89 kali lipat pada periode yang sama.

Dalam dunia yang penuh dengan perubahan dan ketidakpastian, perumusan dan implementasi Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030) akan memungkinkan China untuk mempertahankan perannya sebagai mesin utama serta jangkar perdamaian dan pembangunan dunia, menyajikan visi kepastian yang tak tergoyahkan dan berkelanjutan bagi komunitas global, papar laporan tersebut.


Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.