Canberra (ANTARA) - Data Asosiasi Otomotif Australia (Australian Automobile Association/AAA) menyebutkan bahwa penjualan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Australia mencapai rekor tertinggi pada kuartal ketiga (Q3) 2025.
Sementara itu, kendaraan bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) mencatat pangsa pasar kuartalan terendah.
Laporan penjualan kuartalan terbaru untuk kendaraan ringan yang diterbitkan oleh badan industri tertinggi negara tersebut menunjukkan bahwa 29.298 unit kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) baru telah terjual dalam tiga bulan hingga 30 September, melampaui rekor terdahulu yang dicatat pada kuartal Juni sebelumnya.
Pangsa pasar BEV untuk penjualan kendaraan ringan baru mencapai rekor 9,70 persen pada Q3, naik dari 6,59 persen pada periode yang sama tahun 2024, dan 9,31 persen pada kuartal kedua (Q2) 2025.
Menurut AAA, kendaraan ICE mencakup 69,65 persen dari penjualan baru pada Q3, menandai pangsa pasar kuartalan terendah yang pernah tercatat.
Penjualan kendaraan hibrida (hybrid) baru juga melonjak mencapai rekor tertinggi sebanyak 49.929 unit dalam periode tiga bulan tersebut, dan pangsa pasar kendaraan hibrida sebesar 16,52 persen juga menjadi yang tertinggi kedua dalam catatan.
Menurut AAA, penjualan kendaraan hibrida baru telah melampaui penjualan BEV baru selama sembilan kuartal berturut-turut.
Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.