Washington (ANTARA) - Senat Amerika Serikat (AS) pada Minggu (9/11) malam waktu setempat mengajukan paket pengeluaran bipartisan dalam upaya untuk mengakhiri penutupan (shutdown) pemerintah terlama, yang telah memasuki hari ke-40 dan menyebabkan serangkaian gangguan yang kian meningkat.

Majelis tinggi memberikan suara 60-40 dalam pemungutan suara prosedural utama untuk memajukan sebuah paket pengeluaran, yang akan mendanai sebagian besar lembaga federal pada level saat ini hingga 30 Januari, dan mendanai Departemen Pertanian, Departemen Urusan Veteran, dan proyek-proyek konstruksi militer, serta operasional Kongres, untuk tahun fiskal penuh.

Paket ini akan menyediakan pendanaan setahun penuh untuk Program Bantuan Gizi Tambahan (Supplemental Nutrition Assistance Program/SNAP), yang pendanaannya terancam di tengah shutdown pemerintah berkepanjangan.

Sebagai bagian dari kesepakatan Partai Demokrat untuk mengakhiri shutdown, Pemimpin Mayoritas Senat John Thune menjanjikan kepada anggota Senat dari Partai Demokrat pemungutan suara selambat-lambatnya pada pekan kedua Desember untuk memperpanjang subsidi Affordable Care Act yang akan habis masa berlakunya pada akhir tahun.

Setelah pemungutan suara prosedural utama untuk mengakhiri kebuntuan, paket pengeluaran tersebut mungkin akan disetujui dalam pemungutan suara final Senat. Proposal yang telah direvisi masih harus disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS dan dikirim ke Presiden AS Donald Trump untuk ditandatangani.

Seiring dengan kemajuan yang dicapai oleh kedua partai, tercatat hampir 3.000 penerbangan dibatalkan dan lebih dari 10.000 penerbangan ditunda di seluruh AS pada Minggu, menyoroti semakin besarnya dampak shutdown terhadap kehidupan sehari-hari warga AS.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.