Beijing (ANTARA) - China memproduksi 271,78 ton emas dalam sembilan bulan pertama 2025, naik 1,39 persen dari periode yang sama tahun lalu, menurut data dari Asosiasi Emas China.

Dari Januari-September, konsumsi emas di pasar China turun 7,95 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 682,73 ton, sebut asosiasi itu.

Pada periode tersebut, konsumsi emas perhiasan mencapai 270,04 ton, turun 32,5 persen (yoy), sedangkan konsumsi emas batangan dan emas koin naik 24,55 persen menjadi 352,12 ton. Konsumsi emas untuk keperluan industri dan lainnya mencapai 60,58 ton, naik 2,72 persen.

Asosiasi tersebut menyatakan kinerja berbagai segmen produk emas bervariasi pada periode ini. Perhiasan ringan bernilai tambah tinggi terus menarik minat konsumen yang kuat. Di saat yang sama, pembelian emas batangan tetap tinggi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi yang semakin memperkuat daya tarik emas sebagai aset safe haven.

Pada saat yang sama, ekspansi cepat sejumlah industri seperti elektronik dan energi baru membantu meningkatkan permintaan industri terhadap emas, tambah asosiasi itu.

Asosiasi tersebut juga menyebutkan dana yang diperdagangkan di bursa (exchange-traded fund/ETC) yang didukung emas di pasar China mencatatkan momentum pertumbuhan yang kuat pada periode ini.


Pewarta: Xinhua
Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.