Canberra (ANTARA) - Angka harapan hidup di Australia tetap stabil pada 2024 setelah mengalami penurunan pada 2022 dan 2023, menurut data resmi yang dirilis pada Selasa (11/11).
Biro Statistik Australia (Australian Bureau of Statistics/ABS) menyatakan bahwa angka harapan hidup adalah 81,1 tahun untuk laki-laki dan 85,1 tahun untuk perempuan yang lahir antara 2022-2024, sesuai dengan angka-angka untuk periode tiga tahun sebelumnya dari 2021-2023.
Hal ini mengikuti penurunan angka harapan hidup bagi laki-laki dan perempuan pada periode 2020-22 dan 2021-23, yang menandai penurunan pertama yang tercatat sejak pertengahan 1990-an.
Angka harapan hidup pada saat lahir bagi warga Australia mencapai rekor tertinggi yakni 85,4 tahun untuk perempuan dan 81,3 tahun untuk laki-laki selama periode 2019-2021.
Meskipun terjadi penurunan pada 2022 dan 2023, yang menurut ABS disebabkan oleh tingkat kematian berlebih (excess mortality) yang tinggi selama pandemi COVID-19, angka harapan hidup di Australia naik sebesar 3,7 tahun untuk laki-laki dan 2,5 tahun untuk perempuan sejak periode 2000-2002.
ABS menyatakan bahwa angka harapan hidup rata-rata penduduk Australia menempati peringkat ke-10 di antara negara-negara anggota Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (Organization for Economic Cooperation and Development/OECD) pada 2023.
Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.