counter

Di Frankfurt, NH Dini dan Ahmad Tohari kisahkan kampungnya

Di Frankfurt, NH Dini dan Ahmad Tohari kisahkan kampungnya

Novelis NH Dini (ANTARA/Teresia May)

Frankfurt (ANTARA News) - Sastrawan novelis dan feminis Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin yang dikenal dengan NH Dini bersama penulis buku "Ronggeng Dukuh Paruk", Ahmad Tohari, berbagi cerita tentang Kampung dan "City tales" dalam temu pengarang pada Frankfurt Buchmesse.

Kedua penulis andal Indonesia itu tampil dalam acara "In Conversation Kampong and City Tales" di Paviliun Indonesia, Rabu, yang digelar dalam rangkaian pameran buku terbesar di dunia di mana Indonesia menjadi "Guest of Honour", dalam pameran yang berlangsung hingga 18 Oktober mendatang itu.

NH Dini mengakui bangga Indonesia akhirnya menjadi tamu kehormatan dalam event terbesar yang diikuti oleh para penerbit kelas dunia.

"Bangga Indonesia bisa menunjukkan karya anak bangsa," ujar NH Dini yang mengaku mulai tertarik menulis sejak kelas tiga SD di mana buku-buku pelajarannya penuh dengan tulisan yang merupakan ungkapan pikiran dan perasaannya sendiri.

NH Dini yang kini menetap di Panti Wredha Langen Wedharsih, Ungaran, mengaku sempat ragu saat menerima tawaran untuk mengisi acara dalam Frankfurt Book Fair karena dia membutuhkan seorang pendamping yang dapat membantunya.

Sejak beberapa tahun ini ibu dua anak ini membutuhkan kursi roda dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari, tapi akhirnya NH Dini mendapatkan sponsor untuk pendampinginya dan dapat menyaksikan Indonesia dengan menjadi tamu kehormatan dalam Frankfurt Book Fair kali ini.

Sementara itu Ahmad Tohari yang buku "Ronggeng Dukuh Paruk"-nya sudah diterbitkan ke berbagai bahasa dan diangkat dalam film layar lebar berjudul "Sang Penari" menjelaskan latar belakang novel yang dibuatnya. Dia menegaskan tidak ingin terlibat dalam dunia politik namun bersimpati kepada para korban yang ditindas kekuasaan.

Ahmad mengakui keikutsertaan Indonesia dalam Frankfurt Book Fair dan membuktikan adanya keseriusan pemerintah Indonesia terhadap kesusastraan Indonesia.

Berbagai buku Ahmad Tohari ikut meramaikan pameran buku yang menampilkan sekitar 600 acara baik diskusi, pemutaran film, temu pengarang dan juga demo masak oleh koki terkemuka dari Indonesia.

Pewarta: Zeynita Gibbons dan Zita Meirina
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Komentar