Jakarta (ANTARA) - Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan menjadikan kemenangan perdananya di BWF World Tour Super 500 Kumamoto Masters Japan 2025 sebagai modal penting untuk menghadapi laga babak 16 besar.

Unggulan kedelapan itu tampil solid saat menundukkan wakil tuan rumah Takuma Obayashi dengan skor 21-15, 21-10 pada pertandingan babak pertama di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang, Rabu.

“Kemenangan ini menjadi modal untuk pertandingan besok di babak 16 besar. Masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki, tapi hari ini saya bisa memegang kendali permainan terutama dari setengah ke depan,” ujar Alwi dalam keterangan resmi PP PBSI setelah laga.

Alwi mengaku sempat kesulitan menemukan ritme di awal gim pertama, namun berhasil bangkit dan mendominasi jalannya pertandingan setelah interval.

“Sebelas poin pertama di gim pertama memang masih cukup sulit, saya terlambat start-nya, tapi setelah interval saya bisa menemukan strategi yang pas,” katanya.

Selain fokus pada aspek teknis, Alwi juga menikmati atmosfer positif yang dihadirkan para penonton di Jepang. “Selalu menyenangkan bermain di Jepang, negaranya bagus, makanannya enak, dan penontonnya sangat antusias,” ujarnya menambahkan.

Selanjutnya, Alwi akan berhadapan dengan wakil Taiwan Wang Tzu Wei yang sebelumnnya mengalahkan wakil tuan rumah Riki Takei dengan skor 18-21, 21-17, 24-22.

Alwi menjadi satu-satunya harapan Indonesia di sektor tunggal putra setelah sebelumnnya Mohammad Zaki Ubaidillah angkat koper lebih awal setelah kalah dari wakil Thailand Panitchapon Teeraratsakul melalui laga tiga gim 21-17, 19-21, 10-21.

Baca juga: Ubed evaluasi fisik dan mental usai kalah di Kumamoto Masters 2025

Baca juga: Gregoria putus rentetan buruk dengan ke 16 besar Kumamoto Masters 2025

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.