Tujuan kerja sama ini adalah untuk memanfaatkan konsep smart city dan smart living dalam ekosistem pendidikan di semua jenjang

Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten melakukan kerja sama internasional dengan Arasoft dan Kota Jinju, Korea Selatan dalam pengembangan sistem pembelajaran digital dan literasi masyarakat berbasis teknologi.

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan di Tangerang, Rabu, mengatakan kolaborasi merupakan bagian penting dari upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam mengintegrasikan konsep smart city dengan kemajuan dunia pendidikan.

Alhamdulillah, hari ini saya bersama Pak Asisten II dan Kepala Dinas Kominfo hadir di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka memenuhi undangan kerja sama dari Korea Selatan, bersama beberapa universitas di Indonesia serta sekolah yang ada di Kota Tangerang,” ujar Maryono dalam keterangannya usai saat menghadiri pertemuan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu

Maryono menjelaskan tujuan kerja sama ini adalah untuk memanfaatkan konsep smart city dan smart living dalam ekosistem pendidikan di semua jenjang.

Baca juga: Guru perlu pendekatan anak cegah dampak gim daring

“Tujuannya adalah bagaimana kita dapat memanfaatkan smart city dan smart living setelah adanya penerapan pembelajaran cerdas di tiap jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga universitas,” jelasnya.

Ia juga berharap agar kolaborasi antara Kota Jinju, Korea Selatan dengan Kota Tangerang, Indonesia dapat terus berlanjut hingga ke tingkat daerah.

"Dengan begitu, upaya kita membangun ekosistem pendidikan cerdas dan masyarakat digital yang adaptif bisa benar-benar terwujud, sehingga Kota Tangerang dapat terus tumbuh menjadi kota yang bukan hanya cerdas secara teknologi, tapi juga maju dalam kualitas sumber daya manusianya,” katanya.

Baca juga: WGC: Prospek emas 2026 bergantung tarif dagang dan suku bunga AS

Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.