Guangzhou (ANTARA) - Sebuah spesies katak baru telah ditemukan di Foshan, Provinsi Guangdong, China selatan.
Spesies ini diberi nama Leptobrachella kung fu yang terinspirasi oleh seni bela diri China untuk menghormati warisan budaya Foshan sebagai "Kota Kung Fu" yang tersohor.
Penemuan ini, yang dilakukan bersama oleh para peneliti dari Politeknik Teknik Perlindungan Lingkungan Guangdong dan Akademi Ilmu Lingkungan Provinsi Guangdong, diterbitkan pada Rabu (12/11) di jurnal taksonomi internasional ZooKeys.
Menurut tim peneliti tersebut, spesies baru ini diidentifikasi melalui kombinasi karakteristik morfologi dan analisis molekuler. Mereka menemukan bahwa spesies ini berukuran kecil, dengan enam spesimen katak jantan dewasa yang dikumpulkan memiliki panjang tubuh dari moncong hingga kloaka (snout-vent length/SVL) antara 25,7 mm hingga 28,2 mm.
Katak ini mempunyai garis hitam yang jelas di belakang matanya, jari-jari kakinya sedikit berselaput dengan tepi yang lebar, alur tak terputus di bawah jari-jari kakinya, dan kulit punggung kasar tanpa lipatan yang lebih besar.
Katak ini terutama ditemukan di daerah perbukitan di bagian barat Kawasan Teluk Besar (Greater Bay Area/GBA) Guangdong-Hong Kong-Makau. Daerah itu padat penduduk dan sangat terurbanisasi.
"Penemuan ini menunjukkan bahwa bahkan petak-petak kecil alam di dalam kota besar pun merupakan rumah penting bagi spesies unik dan membutuhkan perlindungan kita," ujar ketua tim Lin Shishi, yang juga menambahkan bahwa hal ini mencerminkan kemajuan berkelanjutan dalam survei keanekaragaman hayati yang terperinci dan terspesialisasi di kawasan tersebut.
Tim peneliti juga telah mengembangkan panduan identifikasi untuk genus Leptobrachella di Guangdong untuk mendukung pengenalan spesies dan upaya konservasi lebih lanjut.
Pewarta: Xinhua
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.