TIS bukan sekadar ajang kompetisi ide, tetapi representasi dari semangat perubahan yang tumbuh di seluruh lini INALUM...,
Jakarta (ANTARA) - PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menggelar ajang tahunan Technology Innovation Seminar (TIS) 2025, sebagai upaya memperkuat inovasi perusahaan negara guna memacu daya saing industri aluminium nasional.
“TIS bukan sekadar ajang kompetisi ide, tetapi representasi dari semangat perubahan yang tumbuh di seluruh lini INALUM. Melalui inovasi, kita menajamkan daya saing, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan dan green industry. Dari TIS, lahir gagasan-gagasan yang membawa INALUM selangkah lebih maju menuju standar global,” ujar Direktur Operasi INALUM, Ivan Emirsyam dalam pernyataan di Jakarta, Kamis.
Kata dia, lewat ajang ini pihaknya berkomitmen untuk memastikan setiap ide inovatif tidak berhenti di tahap kompetisi. Beberapa produk inovasi yang berasal dari TIS telah berhasil diaplikasikan dalam operasional perusahaan.
Misalnya, dalam operasional peleburan, perusahaan milik negara sektor pengolahan aluminium ini telah melakukan peningkatan tungku dari 195 kiloAmpere (kA) menjadi 235 kA, yang meningkatkan produksi molten metal hingga 110 ton per tungku setiap tahun.
Baca juga: Inalum berencana beli tambang bauksit Antam di Kalbar sebelum 2030
Selain itu ada pula inovasi berupa modifikasi turbin, rod straightening machine, konversi BBM ke gas alam, dan peningkatan cover pot.
Ia menyampaikan, TIS 2025 yang diselenggarakan pada Rabu (12/11/2025) di Sumatera Utara ini menegaskan langkah INALUM untuk memperkuat budaya inovasi guna mewujudkan visi besar perusahaan menjadi pionir industri aluminium nasional yang berkelas dunia.
Pihaknya mencatatkan produksi aluminium sebesar 265.546 metric ton (MT) pada akhir tahun 2024 atau melewati capaian tertinggi sebelumnya pada 2014 sebesar 264.474 MT.
Selain produksi, INALUM juga mencatatkan penjualan aluminium tertinggi sebesar 263.195 MT atau melampaui rekor sebelumnya pada 2013 sebesar 260.651 MT.
Baca juga: MIND ID Menuju Penopang Industri Otomotif Global
INALUM juga berhasil meraih peringkat Quadrant 1 dalam World-Class Smelter Cost Management dari Wood Mackenzie, yang mencerminkan keunggulan operasionalnya.
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.