Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo telah berkomunikasi dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono terkait operasional Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) di Jakarta International Stadium (JIS).

Pramono berharap dalam waktu dekat, KRL Commuter Line bisa berhenti di kawasan JIS sehingga mempermudah akses masyarakat saat berlangsung berbagai acara di lokasi tersebut.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini yang namanya KRL betul-betul berhentinya itu di bawahnya JIS. Dan betul-betul bisa menghubungkan di berbagai ruas yang ada," kata Pramono saat dijumpai di Jakarta Utara, Sabtu.

Pramono menilai, jika nantinya hal ini terwujud, kawasan JIS bisa menjadi legasi yang luar biasa.

Pramono juga mengatakan, dalam waktu dekat wajah JIS akan berubah karena adanya pembangunan infrastruktur yang saling terhubung.

Salah satunya adalah rencana pembangunan jembatan sepanjang 350 meter yang akan menghubungkan JIS dengan kawasan Ancol.

Dengan jembatan itu, pengunjung konser, pertandingan sepak bola dan berbagai kegiatan lainnya tidak akan kesulitan mencari tempat parkir.

"Kebetulan pada waktu Dewa saya menonton secara langsung. Nunggu hampir dua jam baru bisa keluar dari JIS. Itu nggak boleh," kata Pramono.

Baca juga: Jakpro bersama KAI dan Kemenhub bahas transportasi terintegrasi di JIS

Baca juga: Banjir rob sempat hambat perjalanan KRL di Jakarta Utara

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.